Natal di Negara Pancasila
Negara Indonesia, yang akrab disebut negara +62
ini berpenduduk sesuai data Kementerian
Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (
Dukcapil) merilis Data Penduduk Indonesia Semester I 2020. Berdasarkan Data
Kependudukan Semester I 2020 itu, jumlah total penduduk Indonesia per 30 Juni sebanyak
268.583.016 jiwa, dengan jumlah penduduk Muslim 87.2 %, kemudian Kristen 6.9%, Katolik 2.9%, Hindu 1.7%, Budha 0.7% dan
Konghucu 0.05%Sumber: Badan Pusat Statistik,
Sensus Penduduk 2010.
Dengan
beragamnya penduduk Indonesia dan berbagai pemeluk agama tentunya menjadi
sebuah sebuah preseden tersendiri dimata setiap orang. Sebagai negara yang
sudah menyapakati dasar negara kita sebagai negara Pancasila tentunya sudah barang
tentu perbedaan itu bukan jadi sebuah problem atau apalagi gejolak justru
sebagai sebuah warna tersendiri. The faunding fathers negeri ini tentunya sudah
memikirkan dan merumuskan jauh jauh hari sebelum berdirinya negara ini. Pahlawan
negeri ini juga memeliki banyak latar belakang dari berbagai agama dan tentu
mewakili setiap wilayah maupun identitas golongan tertentu tapi demi
terwujudnya negara ini mereka sepakat untuk mengakui Pancasila sebagai sebuah
dasar negara yang final.
Pancasila sebagai
sebuah dasar negara mengakomodir setiap tatanan kehidupan termaktub sebagai
contoh dalam kaitanya beragama jelas disila pertama Ketuhan Yang Maha Esa,
artinya kita sebagai bangsa Indonesia harus mengakui adanya Tuhan
yang menciptakan semesta beserta isinya. Di Indonesia, masyarakatnya harus
memiliki kepercayaan terhadap Tuhan dan masing-masing agama yang dianut.
Dengan enam agama yang diakui di negeri kita ini tentunya tidak bersamaan dalam
perayaan nya, baik dari segi waktu maupun tata cara pelaksanaanya.
Akhirnya sebagai
negara yang berdasar Pancasila dalam moments natal ini hendaknya kita saling
memberi pengertian dan toleransi dalam perayaanya. Terlebih di tengah pandemi
ini kita tetap harus menaati aturan protocol kesehatan tanpa mengurangi
kehidmatan bagi kaum Nasrani untuk merayakan natal.
Komentar
Posting Komentar